Tuesday, March 8, 2011

koma

Susah sekali membuka mata ketika sinar putih itu menerpamu tepat di depan wajah, tapi aku berusaha menyesuaikan diri walaupun cukup lama. Didepanku mereka semua menyambut bahagia. Beberapa bahkan menangis terisak. Setelah gamangku selesai, aku menyadari aku telah kembali untuk yang kesekian kali.

Beberapa kali mereka memintaku menghentikan niatku pergi. Tapi mereka tidak mengerti indahnya memejamkan mata. Menikmati gelap lalu bermimpi, hingga kemudian suri dan bertemu cahaya putih. Mereka tidak mengerti indahnya mati kemudian hidup lagi. Padahal mereka tidur teratur setiap malam hari.

biarkanlah
biarkan sesaat aku mati
agar hidup bisa lebih kunikmati.

0 comments:

Post a Comment